Selasa, 20 November 2018

Perbedaan Dynamic Routing dan Static Routing

Dynamic Routing VS Static Routing


Gimana kabar kalian hari ini sobb?? Luar biasa kah? oke.. kali ini admin akan membahas tentang apa sih perbedaan dynamic routing dan static routing. Hahaha .. dengan kata lain admin bikin judul dynamic routing vs static routing. kaya acara MMA saja ..
apasih dynamic routing itu?
apasih Static routing itu ?
apa sih keunggulannya?
santai  boss.. serahkan pada sarjana tkj :)

Oke langsung saja kita bahas bersama..
Mungkin sebagian dari kalian sering berkutat dengan kata routing. Routing, adalah protokol yang berguna untuk memetakan rute dari tujuan paket.
Sedangkan routing sendiri itu dibagi menjadi dua, yaitu Static Routing dan Dynamic Routing. Untuk pengertian dari Static Routing dan Dynamic Routing simak baik-baik artikel ini ya sob.

Static Routing

Static routing adalah protokol router yang menggunakan tabel routing secara statik yang dikonfigurasi oleh admnistrator jaringan. Routing static merupakan routing yang sederhana,namun routing static memiliki keunggulan dan kelemahan sob. Dalam merouting secara static kita harus memasukkan sendiri tabel routing, seperti (tujuan paket) (netmask tujuan) (rute).

Keunggulan Static Routing.
1. Kinerja prosesor lebih ringan
2. Keamanan jaringan  lebih baik
3. Data hanya akan sampai ke tujuan paket saja

Kelemahan Static Routing.
1. Rute tidak bisa selalu update
2. Waktu konfigurasinya lama
3. Admin harus mengetahui semua informasi router
4. Rawan akan kesalahan saat memasukkan informasi router


Dynamic Routing

Dynamic routing adalah protokol router yang menggunakan dan memiliki tabel routing secara dinamis. Router akan melakukan update informasi dari router yang terhubung, sehingga router dapat terhubung secara baik.

Dynamic Routing sendiri masih dibagi menjadi 5, yaitu :
1. RIP ( Routing Information Protocol ).
2. IGRP ( Internal Gateway Routing Protocol ).
3. EIGRP ( Enchanced Internal Gateway Routing Protocol ).
4. OSPF ( Open Shortest Path First ).
5. BGP ( Border Gateway Protocol ).
Selain itu, Dynamic routing memiliki keunggulan dan kelemahan sob,yaitu

Keunggulan Dynamic Routing:
1. Waktu konfigurasi lebih singkat
2. Router akan selalu memperbaruhi informasi rute
3. Tidak perlu mengetahui semua informasi router
4. Pekerjaan seorang admin akan lebih ringan

Kelemahan Dynamic Routing.
1. Kinerja router akan lebih berat
2. Keamanan jaringan kurang baik
3. Kecepatan transfer data lebih lama


Okeee.. gimana boss ? apakah sudah paham mengenai static dan dynamic routing. jadi kesimpulannya dari dua hal tersebut adalah dynamic routing memiliki keunggulan tersendiri dan begitu juga static routing. 
Bagus yang mana? Tentu jika ditanya bagus yang mana.. maka jawaban yang tepat adalah Keduanya bagus, Tergantung kita gunkan untuk apa. karena dynamic dan static memiliki fungsi yang berbeda. jika kita gunakan sesuai funginya maka akan bekerja dengan maksimal.

logika : jika mobil diberikan bahan bakar bensin maka ia dapat melaju/dapat digunakan. tapi jika, diberi air mineral sebagai bahan bakar maka, maka mobil tersebut tidak akan maksimal.

okeee itu perbedaan dynamic dan static routing, sudah mulai nyantol kan materinya?
jangan lupa berkomentar di artikel ini yaa.. dan jika masih bingung silahkan tanya saja di komentar. pasti dijawab kok. 

Salam blogger
salam tkj
salam Smk
Smk bisa
smk hebat
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai